Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Maret 2010

Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi

zionisme1

gw posting artikel ini terlepas pro / kontra dengan Yahudi, gw cuman heran dan ingin tahu kondisi yang sebenarnya, lagian gw nemuin artikel ini secara kebetulan pas gw blogwalking, yang kemudian gw susun ulang sehingga lebih mudah untuk dipahami.
mungkin kalian juga tertarik dengan artikel ini…?

Dr Stephen Carr Leon menulis dari pengamatan langsung. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan untuk tesis Phd-nya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"
Sekadar anda ketahui, untuk mengumpulkan data-data seakurat mungkin tesis ini memakan waktu hampir 8 tahun.
Marilah kita mulai :

1. Persiapan awal melahirkan


Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering :

  • menyanyi
  • bermain piano
  • membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami

    Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?” Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya. Tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

2. Pola Makan

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya.Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama.

Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris

3. Merokok adalah Tabu

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

4. Pendidikan

Musik
Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Matematika
Di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!!!” katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi.

Olahraga
Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Sains
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Ekonomi
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.

Sebagai contoh ayat di bawah:

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]

Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.

Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.

Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)

Langit yang mengembang (Expanding Universe)

Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:

“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.

Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.

Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.

Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.

Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.

Gunung yang Bergerak

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]

14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Gambar Gerakan Gunung / BenuaPara ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.

Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.

Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:

Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.

“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)

Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia

“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)

Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)

Diselamatkannya Jasad Fir’aun

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]

ramses.jpgMaurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.

Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).

Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan

Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]

Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.

Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.

Sumber:

Harun Yaya

Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab

BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern

Dr. Maurice Bucaille

----- Semoga bermanfaat-----
Saya selalu terkesan dengan matematika. Nilai-nilai saya tinggi untuk pelajaran itu. Ada hal yang indah di dalamnya, sebuah kepastian, sebuah ketegasan. Aturan-aturan tida pernah dilanggarnya dan teka-teki di jelaskan dengan tepat. Saya terkesan khsusunya dengan teori bilangan. Pada pola bilangan fermat, pola bilangan persegi panjang, distribusi bilangan prima tau bilangan sempurna. Hukum alam dinyatakan secara matematis, sehingga saya membayangkan tersembuny rumus-rumus dalam segalanya. Pada bintang quar di kegelapan ruang antar galaksi hingga pada atom-atom di tubuh saya. Sya pikir, bila tuhan ngin berbicara dengan mnusia lewt kitab suci, tentunya ia berbicara dengan bahasa matematika. Setidaknya ad rumus yang tersembunyi di dalamnya. Ada keteraturan. Film Contact karya Carl Sagan menunjukan bagaimana alien yang sangat cerdas, mengirim sinyal dalam bentuk bilangan prima untuk menanda keberadaannya dalam gelombang radio. Saya ingat jels film ini, terutama bagian endingnya.


Saya dilahirkan dalam keluarga islam. Hapal dua juz pada saat saya SMP.
Cukup beralasan bagi saya saat itu untuk mengnggap ada satu eteraturan matematis yang tak terliht di dalamnya. Saya ktakan demikian, karena saya melihat dan melakukan hitung-hitungan pada jumlah ayat, surah dan kaitan-aitannya, namun tidak menemukan pola yang teratur.
Saya kecewa, tidak ada pola bilangan prima dalam urutan ayat-ayat pada surat misalnya.
Mungkin saya belum cukup cerdas. Maka saya memutuskan untuk kuliah jurusan matematika setamat SMA.
Perkembangan teknologi internet sangat membantu. Saat itu di kampus saya sudah ada warnet.
Sat membuka google pertama kali saya langsung menuliskan kata kunci “mathematics Qur’an”. Ternyata ada. Dengan berdebar-debar saya membacanya. Saya mulai mengenal kode matematis dan nilai gemtrik yang menerjemahan huruf-huruf arab menjadi nilai-nilai numerik. Penjelajahan saya berlanjut dengan penuh antusias. Dua semester pertama saya isi waktu luang dengan mengumpuan fakta-fakta matematika dalam qur’an. Saya terkesan, bagaimana mereka bisa menemukan pola-pola numerik yang menakjubkan pada seluruh isi Al Qur’an.
Setiap hari ada saja fakta baru. Tentang nilai yang sama pada kata, “di Mekkah, yang diberi berkat” (3:96) dengan “yang telah kami berkati sebelumnya” (17:1); atau seluruh nomer ayat yang mengandung kata “putih” bila dijumlahkan ternyata sama dengan nilai numerik dri kata “putih ” itu sendiri, tau jumlah kata dalam ayat-ayat yang memuat nama Musa dan Harun di surah 28, sama dengan nilai numerk nama Musa dan Harun. Tentang jumlh kta dari ayat 15:9 dan 38:8 yang dapt dibagi 19 dan 114, sedang 114 sendiri adalah jumlah surah dalam Qur’an dan ayat 15:9 dan 8:8 juga mengenai Qur’an dan penjagaannya, dan lain-lan. Diktakan, pengali 19 dalah kunci dari hampr semua penemuan matematis dalam Qur’an. Bahkan ada yang menunjukan bahwa distribusi ayat Qur’an memenuhi hukum Benford.
Hampr seluruh penemuan matematis ini dilakukan oleh tiga orang. DR Rshad Khalifa untuk faktor 19, Bahattin Uzunkaya untuk 666 dan Keirkhoshow Emami untuk pengali 8. da konsekuensi yang merisaukan saya saat itu, ketiganya mengaku sebagai rasul dan semua menolak hadist sebagai dasar hukum islam. Saya seharusnya menuruti ajarannya karena tuhan telah memberi bukti kepada keajaiban mtemtis. Sempat Bahattin meramalkan adanya gempa besar di San Fransisco pada 2004, tapi tidak terjadi apa-apa. Perhitungan matematisnya menunjukkan hal itu, sayaberdebar-debar karena perhitungan itu di ambil dari quran, dan saaatnya triba, tidak terjadi apa-apa.
Beliau ktanya, telah mengirim surt untuk mengungsikan seluruh penduduk San Fransisco ke presiden. Gempa besar ada katanya untuk menghukum amerika. Tapi saat tidak terjadi apa-apa, beliau mengatakan tuhan mengasihi mereka dan menyelamatkan manusia.
Siap saya yang anti hadist atas ajaran mtematis quran sungguh tidak mengenakkan.
Saya merasa tidak senang dengan teman-teman saya yang mengutip hadist dan teman-teman sya merasa risih dengan saya. Saya yang terkenal vokal menempel tulisan-tulisan di kampus yang menolak hadist sebagai landasan hukum islam dan melakukan ritual shalat yang berbeda dengan teman-teman. Saya berubah benci terhadap teman-teman saya yang tidak sealiran. Saya menjadi fanatik.
Kebencian tidak dapat dihindari oleh saya yang masih muda, sat melihat ‘kebohongan’ di mata saya. Saya merasa saat itu sebgai satu-satunya orang yang memahami quran. Kenapa tidak. Guru-guru mengatakan Quran memiliki 6666 ayat, padahal ada 6234 ayat.
Sebenarnya 6236 ayat, tapi 2 ayat ditolak oleh Khalifa karena tidak cocok dengan hitungannya, dan itu berarti bukn bgian dari al quran. Ayat itu adalah 9 :128 dan 129.
Sat saya semakin dalam mempelajari matematika di ruang kuliah, keraguan mulai menyelimuti atas doktrin dari khalifa berupa sistem matematikanya.
Saya belajar bahwa matematika pada dasarnya di dasari oleh aksioma, kemudian teorema-teorema.
Teorem ini adalah aturan-aturan baku yang tidak pernah berubah dan tergantung dri aksioma-asioma. Seluruh mtemtika yang dajarkan d sekolah seperti ini, hanya saja tidak ada pernyatan tentang aksiomanya.
Dari teorema bahwa semua prima adalah jumlah dua bilangan kuadrat, teorema dasar minkowski, teorema Bezout, teorema dasar mithnet hingga aturan tanda descartes. Selain itu , walaupun melibatkan angka-anka, sesungguhnya hanyalah permainan probabilitas, seperti undian.
Quran juga memiliki aksioma. Ayat-ayatnya selalu benar. Namun tidak memiliki teorema.
Tidak ada rumus pasti. Tidak ada aturan yang jelas bagaimana menggunakan bilangan-bilangan ayat, huruf, kata, surat. Setiap orang bebas menghitung pa saja dan ketika ternyata kelipatan 19 tau 8 atau 666. Maka irtu sebuh keajaiban. Sebgai contoh kasus kedua mesjid, enapa mesjidil haram harus dinytakan dengan “di Mekkah, yang di beri berkat”, bukannya masjidil hram saja? Karena ini bila dipasangkan dengan “mesjidil aqsa” tidaklha sama, mak dicari sinonimnya hingga di dapat yang cocok.
Dengan melakukan ini, kita memperluas pilihan dan dengan demikian ada kesempatan mendapatkan satu kalimat yang benar. Ini hanya sebuah manipulasi angka-angka.
Saat mereka mengtakan surah 19 di awali dengan Kaf Ha Ya Ain Shd yang jumlah huruf-huruf ini bila dihitung jumlahnya dari surah 19 tersebut ternyata juga kelipatan 19 dan bila huruf ini d letakkan berdampingan nilai numeriknya 20,5,10,70,90 maka kelipatan 19, ini adalah benar.
Tpi ini sebuah hasil seleksi. Bila kita objektif, kita juga harus melihat surah lain, surah 31 misalnya yang diawali dengan alif lam mim. Lalu mernghitung jumlah huruf-huruf tersebut muncul dalam quran dan harusnya kelipatan 31, ternyta tida. Bila huruf ini diletakkan berdampingan membentuk 1,30,40 dan ini bukan kelipatan 31. Silakan coba dengan 112 surat lannya.
Tpi anda bisa berkata bahwa ini menunjukkan bahwa surah 19 istimewa. Istimewa atau tidak, ia tidak mengikuti aturan teorema, dia dipilh agar sesuai dengan keinginan. Rashad tidak pula menambah angka-angka numeriknya, karena itu bukn keliptan 19, sementara bil keliptan 19, seperti kata al masjidil aqsa, maka akan disebutnya sebgai mukjizat.
anda bisa memeriksa sendir hitungan-hitungan ini di www.submission.org, atau www.universalunity.org dan www.19666.org. Dan silkan anda cob menemukan sendiri kode tersebut dalam quran dengan ayat-ayat lain, anda aan menemukan kasarnya sertiap 19 kali percobaan. Ini menunjukan bhwa kemungkinan munculnya mukjizat matematika adalah 1:19. Keajaiban? Cobalah dengn kelipatan 6Anda akan dapatkan rata-rata setiap 6 kali percobaan. Dengan 9 pada 9 kali percobaan rata-rata.
Ini yang disebut kemungkinan. Tentu anda pernah belajar teori peluang. Saat anda melempar dadu satu kali, kemungkinan muncul angka 5 adalah 1 dari 6 lemparan, karena dadu mempunyai 6 sisi. Mukjizat al quran matematis juga demikian, bedanya saat angka 5 muncul, itu dikatakan mukjizat.
Mengenai nilai numerik huruf arab adalah sebagai berikut
tabel nilai gematrik
Anda bisa mencoba dengan nama anda. Misalkan syamsiah. Terdiri dari syin, mim, sin, alif, ha. Total numeriknya 300 + 40 + 60 + 1 + 5 = 406. 406 bukan kelipatan 19. Coba 300406015 bukan kelipatan 19. Coba cara lain, tanggal lahir, 22 agustus 1994, 22 +8+1994 = 2024. Tidak terbagi 19. Coba dibariskan 2281994. Tidak terbagi 19. Coba anggap agustus di hitung dua angka, 22081994, tidak terbagi 19.
Bagaimana kalau 94 saja bukan 1994, 220894. Mukjizat! Terbagi dengan 19!
Lalu anda mengatakan bahwa ini sebuah bukti nama anda suci, atau tanggal lahir anda suci.
Hal ini akan terasa sangat meyakinkan saat anda menghitung 220894 sejak dari awal percobaan. Dan masih banyak kemungkinan lain, bisa bulan di depan 82294, nama ditambah dengan tanggal lahir, tanggal lahir di deretkan dengan nama, dan sebagainya. Demikia juga matematika Quran, anda bisa menghitung nilai numerik huruf, kmbinasi nomer ayat, urutan kata, nomer surah, jumha ayat, urutan turunya wahyu, jumlha huruf, kombinasi jumlah, kombinasi urutan, frekuensi kata tertentu, urutan surah dari belakang, dan sebagainya. Dengan banyak pilihan, mukjizat-mukjizat bermunculan. Tidak ada aturan, yang penting muncul kelipatan 19, dan pastilah ada. Ini, bukanlah matematika.
Kenyataan ni membuat saya kecewa. Dan pencarian lebih lanjut, mennjukkan bahwa usaha menunjukkan kode seperti ini juga ada dalam injil dan taurat. Panin misalnya menghitung mukjizat injil dengan memakai kelipatan 7 pada teks yunani dari 12 ayat terakhir dari gospel Mark. Intinya, orang tidak tahu apa yang dibuang karena selalu ditunjukkan yang bagus. Matematika tidak demikian, matematika harus berlaku umum. Agae sebuah data signifikan secara statistik, ia mesti ortogonal pada substrukturnya. Saat ingin menguji apakah nama satu surat memiliki nilai numerik yang sama dengan jumlah huruf-hurufnya dalam surat tersebut, maka hal ini harus ditunjukkan pada semua surat, dan bila semuanya menunjukkan fenomena ini barulah bisa di klaim itu sebuah mukjizat.
Usaha menjadikan kitab suci berasal dari tuhan dengan matematika sepertinya gagal di mata ilmuan. Tapi tidak di mata orang-orang yang tidak paham dengan matematika. Ada versi lain yang banyak dijumpai, berusaha menjelaskan kitab suci yang sesuai engan sains. Ltar belakang sejarahnya adalah ketertinggalan dunia agama dengan sekuler. Kekayaan Arab dan bangkitnya nasionalisme Mesir di bawah Nasser muncul pada kasus islam. Sementara islam harus terus berkembang, peradabannya mesti sejalan dengan pencapaian lmiah masa kini. Arab saudi mempromosikan Wahabi pada dunia arab dan islam.
Quran sebagai kitab suci mestilah menjadi buku petunjuk untuk mengatasi hidup manusia.
Ia harusnya menjadi alat komunikasi manusia dengan tuhan. Dalam Quran ditekankan bahwa ia adalah kitab yang jelas (mubiin) an universal. Ayat-ayatnya harus ditafsirkan dalam bahasa Arab. Mereka yang mengklaiam hak merubah makna Quran hanya akan membuktikan bahwa Qur’an itu bukanlah kitab yang jelas.
(kemanusiaan.wodpres.com)

Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern

al-quran

Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.

Sebagai contoh ayat di bawah:

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]

Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.

Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.

Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)

**

Langit yang mengembang (Expanding Universe)

Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:

“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.

Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.

Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.

Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.

Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.

**

gerak-lempengGunung yang Bergerak

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]

14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Gambar Gerakan Gunung / BenuaPara ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.

Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.

Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:

Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.

“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)

**

Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia

“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)

Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang

semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)

**

ramsesDiselamatkannya Jasad Fir’aun

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]

Maurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.

Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).

**

Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan

Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]

Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.

Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.

***

Sumber: Harun Yaya,

Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab

BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern, Dr. Maurice Bucaille

Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science

Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi




Read More...
Release Date11 July 2008
ESRB RatingTeen
GenreFirst Person Shooter
Publisher
Nexon

Developer
Nexon

Console
KOTAK GAME RATING
78
PLAYER RATING
86
BERI RATING
Open Beta Rohan Online
NEWS

Update Terbaru Untuk Combat Arms
oleh: Ricy, 28 August 2009

Nexon America meng-update game MMOFPS populer miliknya, Combat Arms, yang membuat para pemain dapat memainkan Quarantine Mode yang populer dalam dua map tambahan; Showdown dan Two Towers. Game ini juga menambah senjata-senjata baru dan seorang mercenary baru, Hauser, yang memberi kesempatan pada pemain untuk bergaya seperti seorang action hero ketika menghadapi musuh.

Pemain yang membeli Hauser akan dilengkapi dengan Commando Vest, yang akan meningkatkan proteksi sehingga mereka bisa menerima damage lebih banyak ketika sedang menghadapi musuh.

Update yang lain termasuk; mode Search and Destroy telah ditambahkan ke map Power Surge, para specialist kini bisa mendapatkan Minigun yaitu Gatlin Gun portabel, Clan chat telah di-update untuk penggunaan yang lebih mudah.

(IGN)







Template by:
Free Blog Templates